Tuesday, July 7, 2009

Libur tlah tiba.. Libur tlah tiba... hore~ horee~ horee~!

Tuesday, July 7, 2009
Huahhhhhh.... Akhirnya selesai juga semua ujian gua.. setelah beberapa hari kurang tidur karna ngapalin bahan ujian yang banyaknya minta ampun.. akhirnya sekarang sudah bisa bernafas lega lagi.. walaupun ujian trakhir tadi nggx tau nasibnya gimana.. mau gimana lagi..? gua udah berusaha ngapal mati"an tuh bahan, eh tapi soal yang keluar mala gax jelas gitu.. alhasil, apa yang gua hapalin semaleman, gua kait"in de ditambah beberapa karangan indah.. yahh..smoga hasilnya seindah karangan yang gua buat.. hahaha..
Musim ujian telah berakhir,, skarang masuk ke musim liburan.. hehe.. sekarang sudah hari selasa,, dan besok, gua bakal pulang ke kampung halaman gua, yaitu "JAMBI". Dimana" namanya kampung halaman selalu yang terbaik n paling enak.. hehe.. Tapi sayang gua balik pas pemilu.. T___T tp gpp de.. pas sampe di rumah tercinta, sebaiknya gue ngeList dulu deh daftar makanan yang sudah lama gua idam"kan.. biar besok harinya tinggal pergi de cari tuh makanan.. ad yang mau ikut..? xD~
Berhubung dirumah gua gx ada internet, sepertinya 2 hari ini, gua bakal jadi kalong buat melampiaskan semuanya.. hahaha.. soalnya kalo di Jambi, warnet yang deket rumah, untuk buka friendster aja nunggunya ampe 20 mnt'an.. apalagi buka facebook..? @__@ yang mungkin bisa OL dari rumah paket Telkomnet, tapi kan gx mungkin OL terus"an.. yah paling cuma OL buat ngeUpdate blog.. hehe.. untuk selanjutnya, nantikan saja postingan tentang keseharian gua.. hehe.. bagi temen" gua yang dari Jambi juga dan gx pulang pas liburan ini karna SP dan kepentingan lainnya, maaf jika postingan saya nanti membuat anda sekalian ngiler atau iri.. hahaha.. sekian dulu dehh.. sekarang mau lanjut main lagii.. Selamat Malammmm~ thaaaa~ xD~

Saturday, July 4, 2009

Sungguh 1 minggu yang tidak menyenangkan...

Saturday, July 4, 2009
Haduhh"~ udh beberapa hari nggx nulis di blog... maaP"~ ^^ sepertinya lumayan banyak yang tertarik dengan cerita" seperti postingan sblmnnya y..? nanti gua usahain cari" lagi de.. doa'in n nantikan aja ya.. dan sering" lah mampir ke blog ini.. hehe.. ^^
Huahhh... ujian oh ujiann... knapa ya ujian itu harus ada..? hmm.. kalo menurut gua sihh, klo gx da yang namanya ujian.. tuh yang kita plajarin jadi sia" n gax mungkin kita bakal ngapalin tuh pelajaran kalo nggx ada yang namanya ujian.. stujukah gx dgn pendapat gw..? haha..
sudah 7 ujian yang dilewati.. dan sekarang, gua masih menyisakan 1 ujian lagi buat hari senin dpn.. yaitu matkul menejemen.. smester 2 ini, bener" nggx seperti smester 1 dulu.. matkulnya lumayan susah.. dan sialnya,, tiga matkul gua yang tiga"nya 4 sks,, mala pas ujian itu gua gax bener" yakin hasilnya bakal dpt A.. huhu..
Yang paling mengecewakan adalah saat ujian IPB ( Informasi dan Proses Bisnis ) hari kamis lalu... gua udh bela"in gx tidur karna ujiannya jam 8 pagi.. dan hasilnya..? ck ck ck~ sangat amad mengecewakan.. bukan soalnya yang membuat gua kecewa.. tapi gua kecewa sama diri gua sendiri.. bayangin aja.. dalam waktu 5 jam,, gua cuma bisa ngapalin 10 nomor kisi" doank.. dan parahnya,, mending hapalnya mantep.. yang gua hapal cuma poin"nya doank dan garis besarnya.. dan yang gua tulis di kertas jwban gua adalah poin" yang gua ingat + isi yang ngaur karna gua ngarang".. sungguh menyedihkan.. mana tuh pelajaran 4 sks lage..
Sepulang ujian,, gua bener" depresi.. bener" kecewa sama diri gua sendiri.. dan itulah pertama kalinya gua ngerasa'in kekecewaan yang begitu dalamnya karna ujian gua gx sukses.. ntah kenapa rasa seperti itu bisa muncul.. rasanya gua mo nangis saat itu juga.. haha.. sungguh aneh ya..? tapi ini kenyataan lho.. ^^
Sepulang ujian itu,, gw ngerenung sebentar sbelum akhirnya gua istirahat tidur karna belum tidur malamnya.. dan saat itu juga,, dari dalam hati yang paling dalam,, gua berkata sama diri gua sendiri,, gua janji.. gua nggx bakal ngelakuin hal seperti itu lagi.. gua bener" akan berusaha keras untuk kedepannya.. :)
itu salah satu kisah menyedihkan gua saat ujian.. dan kisah menyedihkan lainnya lagi adalah.. selama ujian 5 hari berturut",, gua bener" kurang tidur dan kpala gua rada" pusink.. haha.. kesimpulan yang dapat gua petik tentang ujian adalah.. 'ternyata, ujian itu bisa mendatangkan penyakit juga ya'.. haha.. gua pingin cepet" slese'in nih ujian yang tinggal satu.. dan setelah itu,, pulang kampung dhe... kampung halamankuu... tunggu kepulangan sayaaa... ^^ gua udh kangen sama kamarku di rumah,, kangen sama orang tuaku.. dan kangen sama makanan di daerahku.. xD~ kwetiau, bihun, sate padang, empek", nasgor... slurppp~ Yummy~ haha..
waduhhh.. padahal gua mo ngeshare lagu.. tapi ternyata tuh indowebster gx bisa di buka gx tw knapa.. haha.. gx nasib de.. kapan" aja de.. xD~
sekian dulu ya... caooo... ^^

Wednesday, June 24, 2009

I cried for my brother six times

Wednesday, June 24, 2009
I cried for my brother six timesAku Menangis untuk Adikku 6 Kali
Diterjemahkan dari : "I cried for my brother six times"
Diambil dari note temen di Facebook.. ^^


Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning,dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku.

Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, Aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu di tangannya.

"Siapa yang mencuri uang itu?" Beliau bertanya.

Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan:

"Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!"

Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi-tinggi. Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan berkata:

"Ayah, aku yang melakukannya! "

Tongkat panjang itu menghantam punggung adikku bertubi-tubi. Ayah begitu marahnya sehingga ia terus menerus mencambukinya sampai Beliau kehabisan
nafas. Sesudahnya, Beliau duduk di atas ranjang batu bata kami dan memarahi:

"Kamu sudah belajar mencuri dari rumah sekarang, hal memalukan apa lagi yang akan kamu lakukan di masa mendatang? Kamu layak dipukul sampai mati! Kamu pencuri tidak tahu malu!"

Malam itu, ibu dan aku memeluk adikku dalam pelukan kami. Tubuhnya penuh dengan luka, tetapi ia tidak menitikkan air mata setetes pun. Di pertengahan malam itu, saya tiba-tiba mulai menangis meraung-raung. Adikku menutup mulutku dengan tangan kecilnya dan berkata:

"Kak, jangan menangis lagi sekarang. Semuanya sudah terjadi."

Aku masih selalu membenci diriku karena tidak memiliki cukup keberanian untuk maju mengaku. Bertahun-tahun telah lewat, tapi insiden tersebut masih kelihatan seperti baru kemarin. Aku tidak pernah akan lupa tampang adikku ketika ia melindungiku. Waktu itu, adikku berusia 8 tahun. Aku berusia 11.

Ketika adikku berada pada tahun terakhirnya di SMP, ia lulus untuk masuk ke SMA di pusat kabupaten. Pada saat yang sama, saya diterima untuk masuk ke sebuah universitas propinsi. Malam itu, ayah berjongkok di halaman, menghisap rokok tembakaunya, bungkus demi bungkus. Saya mendengarnya memberengut:

"Kedua anak kita memberikan hasil yang begitu baik...hasil yang begitu baik..."

Ibu mengusap air matanya yang mengalir dan menghela nafas:

"Apa gunanya? Bagaimana mungkin kita bisa membiayai keduanya sekaligus?"

Saat itu juga, adikku berjalan keluar ke hadapan ayah dan berkata:

"Ayah, saya tidak mau melanjutkan sekolah lagi, telah cukup membaca banyak buku."

Ayah mengayunkan tangannya dan memukul adikku pada wajahnya:

"Mengapa kau mempunyai jiwa yang begitu keparat lemahnya? Bahkan jika berarti saya mesti mengemis di jalanan saya akan menyekolahkan kamu berdua sampai selesai!"

Dan begitu kemudian ia mengetuk setiap rumah di dusun itu untuk meminjam uang. Aku menjulurkan tanganku selembut yang aku bisa ke muka adikku yang membengkak, dan berkata:

"Seorang anak laki-laki harus meneruskan sekolahnya; kalau tidak ia tidak akan pernah meninggalkan jurang kemiskinan ini."

Aku, sebaliknya, telah memutuskan untuk tidak lagi meneruskan ke universitas. Siapa sangka keesokan harinya, sebelum subuh datang, adikku meninggalkan rumah dengan beberapa helai pakaian lusuh dan sedikit kacang yang sudah mengering. Dia menyelinap ke samping ranjangku dan meninggalkan secarik kertas di atas bantalku:

"Kak, masuk ke universitas tidaklah mudah. Saya akan pergi mencari kerja dan mengirimu uang."

Aku memegang kertas tersebut di atas tempat tidurku, dan menangis dengan air mata bercucuran sampai suaraku hilang. Tahun itu, adikku berusia 17 tahun. Aku 20.

Dengan uang yang ayahku pinjam dari seluruh dusun, dan uang yang adikku hasilkan dari mengangkut semen pada punggungnya dilokasi konstruksi, aku akhirnya sampai ke tahun ketiga (di universitas) .

Suatu hari, aku sedang belajar di kamarku, ketika teman sekamarku masuk dan memberitahukan:

"Ada seorang penduduk dusun menunggumu di luar sana!"

Mengapa ada seorang penduduk dusun mencariku? Aku berjalan keluar, dan melihat adikku dari jauh, seluruh badannya kotor tertutup debu semen dan pasir. Aku menanyakannya:

"Mengapa kamu tidak bilang pada teman sekamarku kamu adalah adikku?"

Dia menjawab, tersenyum:

"Lihat bagaimana penampilanku. Apa yang akan mereka pikir jika mereka tahu saya adalah adikmu? Apa mereka tidak akan menertawakanmu? "

Aku merasa terenyuh, dan air mata memenuhi mataku. Aku menyapu debu-debu dari adikku semuanya, dan tersekat-sekat dalam kata-kataku:

"Aku tidak perduli omongan siapa pun!Kamu adalah adikku apapun juga! Kamu adalah adikku bagaimana pun penampilanmu. .."

Dari sakunya, ia mengeluarkan sebuah jepit rambut berbentuk kupu-kupu.Ia memakaikannya kepadaku, dan terus menjelaskan:

"Saya melihat semua gadis kota memakainya.Jadi saya pikir kamu juga harus memiliki satu."

Aku tidak dapat menahan diri lebih lama lagi. Aku menarik adikku ke dalam pelukanku dan menangis dan menangis. Tahun itu, ia berusia 20. Aku 23.
Kali pertama aku membawa pacarku ke rumah, kaca jendela yang pecah telah diganti, dan kelihatan bersih di mana-mana. Setelah pacarku pulang, aku menari seperti gadis kecil di depan ibuku:

"Bu, ibu tidak perlu menghabiskan begitu banyak waktu untuk membersihkan rumah kita!"

Tetapi katanya, sambil tersenyum:

"Itu adalah adikmu yang pulang awal untuk membersihkan rumah ini. Tidakkah kamu melihat luka pada tangannya? Ia terluka ketika memasang kaca jendela baru itu.."

Aku masuk ke dalam ruangan kecil adikku. Melihat mukanya yang kurus, seratus jarum terasa menusukku. Aku mengoleskan sedikit saleb pada lukanya dan mebalut
lukanya:

"Apakah itu sakit?" Aku menanyakannya

"Tidak, tidak sakit. Kamu tahu, ketika saya bekerja di lokasi konstruksi, batu-batu berjatuhan pada kakiku setiap waktu. Bahkan itu tidak menghentikanku bekerja dan..."

Ditengah kalimat itu ia berhenti. Aku membalikkan tubuhku memunggunginya, dan air mata mengalir deras turun ke wajahku. Tahun itu, adikku 23. Aku berusia 26.

Ketika aku menikah, aku tinggal di kota. Banyak kali suamiku dan aku mengundang orang tuaku untuk datang dan tinggal bersama kami, tetapi mereka tidak pernah mau.Mereka mengatakan, sekali meninggalkan dusun, mereka tidak akan tahu harus mengerjakan apa. Adikku tidak setuju juga, mengatakan:

"Kak, jagalah mertuamu aja. Saya akan menjaga ibu dan ayah di sini."

Suamiku menjadi direktur pabriknya. Kami menginginkan adikku mendapatkan pekerjaan sebagai manajer pada departemen pemeliharaan. Tetapi adikku menolak tawaran tersebut.Ia bersikeras memulai bekerja sebagai pekerja reparasi.

Suatu hari, adikku diatas sebuah tangga untuk memperbaiki sebuah kabel, ketika ia mendapat sengatan listrik,dan masuk rumah sakit. Suamiku dan aku pergi menjenguknya. Melihat gips putih pada kakinya, saya menggerutu:

"Mengapa kamu menolak menjadi manajer? Manajer tidak akan pernah harus melakukan sesuatu yang berbahaya seperti ini. Lihat kamu sekarang, luka yang begitu serius. Mengapa kamu tidak mau mendengar kami sebelumnya?"

Dengan tampang yang serius pada wajahnya, ia membela keputusannya:

"Pikirkan kakak ipar, ia baru saja jadi direktur, dan saya hampir tidak berpendidikan. Jika saya menjadi manajer seperti itu, berita seperti apa yang akan dikirimkan?"

Mata suamiku dipenuhi air mata, dan kemudian keluar kata-kataku yang sepatah-sepatah: "Tapi kamu kurang pendidikan juga karena aku!"

"Mengapa membicarakan masa lalu?" Adikku menggenggam tanganku. Tahun itu, ia berusia 26 dan aku 29.

Adikku kemudian berusia 30 ketika ia menikahi seorang gadis petani dari dusun itu. Dalam acara pernikahannya, pembawa acara perayaan itu bertanya kepadanya, "Siapa yang paling kamu hormati dan kasihi?"

Tanpa bahkan berpikir ia menjawab,"Kakakku. "

Ia melanjutkan dengan menceritakan kembali sebuah kisah yang bahkan tidak dapat kuingat:

"Ketika saya pergi sekolah SD, ia berada pada dusun yang berbeda. Setiap hari kakakku dan saya berjalan selama dua jam untuk pergi ke sekolah dan pulang ke rumah. Suatu hari, Saya kehilangan satu dari sarung tanganku.Kakakku memberikan satu dari kepunyaannya. Ia hanya memakai satu saja dan berjalan sejauh itu. Ketika kami tiba di rumah, tangannya begitu gemetaran karena cuaca yang begitu dingin sampai ia tidak dapat memegang sumpitnya. Sejak hari itu,saya bersumpah, selama saya masih hidup, saya akan menjaga kakakku dan baik kepadanya."

Tepuk tangan membanjiri ruangan itu. Semua tamu memalingkan perhatiannya kepadaku. Kata-kata begitu susah kuucapkan keluar bibirku,

"Dalam hidupku, orang yang paling aku berterima kasih adalah adikku."

Dan dalam kesempatan yang paling berbahagia ini, didepan kerumunan perayaan ini, air mata bercucuran turun dari wajahku seperti sungai.

Monday, June 22, 2009

22 Juni..? hari apa itu ya..?

Monday, June 22, 2009
Yap.. 22 Juni..hari apa ya..? haha.. itu tanggal ultah gua,, sekaligus ultahnya Jakarta juga nih.. ^^
tadi sih,, jam 10.00pm pergi karaoke dulu bareng anak" kos.. awalnya si gua gx mau,, karna lagi males mo pergi" dan pagi ampe sorenya itu di kampus sharian.. jadinya capek n pingin istirahat.. tapi karna si maQ Erlina yang ngajak n ampe ngemiz" gt mintanya..haha.. akhirnya gua ikut karaoke juga de.. karaoke 2 jam,, dan hasil yang di dapatkan adalah suaraku habiz.. huehe..
setelah karaoke,, balik de ke kos.. Yap,, dan di kos.. gua di kerjain de.. sungguh gx nyangka banget tiba" dari belakang ada yang caplokin telor ke kpala gue.. asem dhh,, alhasil gua pasrah aja de.. nggx cukup dengan ceplokin tuh telor,, ternyata tuh anak" kos mo ngerjain gua lagi pake acara beli lilin yang klo di tiup mala nyala lagi.. tapi untung lah gua gx bego dan udh pernah di kasih tau juga si sebelumnya kalo tuh lilin kena sambet sama lilin yg lain bakal hidup lagi.. jadi ya gua tiup aja ke arah yang gx da lilinnya.. dan akhirnya mati juga tuh lilin.. hehe.. (ebad ya gw.. xP~ )
Setelah kerjain gua dengan telor dan lilin,, ternyata nggx cukup.. dan mereka pada masuk ke kmr gua,, trs mulai deh.. foto" + skalian brantakin.. tapi untunglah nggx di brantakin banget.. cuma ganti sprei doank.. xD~ setelah foto" dan kmr gua slese di brantakin,, akhirnya kami makan di warung 24 jam.. dan setelah itu,, bubar deh ke kmr masing" buat tidur.. dan sebelum tidur ini,, saya sempatkan diri untuk ngeupdate blog.. hehe..

Yahh sejujurnya sihh.. gua pas siang tadi udah rada curiga kalo tar malam, klo nggx besok malem,, pasti bakal di kerjain keq gini,, maka dari itu.. yang gua antisipasi pertama kali adalah "puzzle"... haha.. karna gua takut mereka pada jatuh"in mknan ke puzzle gw trs di injak".. xP~ dan ketika si maQ erlina ngajak karaoke pun,, rasa curiga itu makin besar.. dan akhirnya gua putuskan,, ywdh de.. ikutin aja rencana mereka.. dan ternyata terbukti firasat gua bener.. haha..
btw anak kos,, Thx yahh atas smuanya.. udh cape" siapin smuanya.. hehe.. I really appreciate.. ( klo vocabny salah, haram maklum.. xD~ )

emm.. sekarang udh jam 3 nih.. duh gx krasa.. gua pamit dulu deh.. besok mo bangun rada pagian buat beresin kmr n siangnya mao belajar.. hehe.. akhir kata.. Thx atas smuanya.. Gud Nitez all.. Caoooo~ ^^

Friday, June 19, 2009

Gelap - Gelapan Sebelum Tidur..

Friday, June 19, 2009
Jumat, Jam 1.36.. saat ini,, gua lagi nungguin komputer gua yang lagi di scan soalnya tadi kemasukan virus.. dan setelah di scan,, ternyata ada worm.. astaga... ini gara" tadi nih,, gua nekad'in diri buat download di indowebster dengan anti-virus yang belum di update sama sekali.. dan ternyata yang gua download itu ada virus.. T____T jadinya yah gitu de.. gx ke detect lagi sama anti virusnya.. tapi untunglah masih ada vista gua yang anti-virusnya terupdate jadi bisa teratasin de.. hehe.. Thx trend micro.. (promosi dikit..) hehe...

Sepertinya gua bakalan nggx bisa tidur nyenyak.. knp..? karna tugas presentasi gua buat hari sabtu belum selesai dibuat DAN tuh yang mau di presentasiin gx ngerti sama sekali... T___T nasib banget dah dapet dosen yang udah ngajarnya gx jelas,, jarang masuk pula.. kan parah namanya.. huehe.. kemarin UTS aja soal kasusnya gua gx tau mau isi apa,, soalnya blm diajarin sama tuh dosen.. fiuhhh... koq jadi curhat tentang kuliah ya..? haha..

ea ea ea~ 6% lagi nih scan selesai dan gua bisa tidur.. :D
btw,, gua mau sharing lagu ahh... gua dari kemarin ampe sekarang masih tergila" dengan yang namanya "Girl's Generation"... wekekeke... gua kenal tuh nama dari temen gua yang namanya "Shinta".. dan gua sungguh sangat berterima kasih padanya karna telah memperkenalkanku dengan yang namanya "Girl's Generation".. hwhwhw.. seLain lagunya bagus,, yang nyanyi juga bagus lhoo... xP~ coba aja donlod video clipnya.. gua lebih saranin elu" pada buat download video clipny aja dari pada mp3nya.. hehe.. tar kalo udh liet pasti juga tau sendiri.. hoho..
hmmm.. sekarang udh tinggal 3% lagi,, gua pamit dulu deh.. mau beres" bentar trus langsung tidur deh begitu ini scan slese.. n gua juga mau pamit,, mungkin 1 - 2 minggu kedepan bakal jarang atau bahkan sama sekali nggx post,, karna hari selasa depan ini gua udh mulai UAS.. hehe.. berhubung gua anak yang rajin,, jadinya gua mau belajar baek" de.. ^^
Caooo all... G b u~ Have a nice dreamm~ :)
 
vEry's stoRy © 2008. Design by Pocket